Auditory Verbal Therapy
Metode yang bagus diajarkan buat anak-anak tuna rungu. Disini sisa pendengaran dilatih untuk mengoptimalkannya. Di mulai daria awal sekali yaitu dari tahap pengenalan adanya bunyi hingga anak mampu mendeteksi bahkan meniru bunyi atau suara yang dia dengar. Dari sinilah perkembangan bahasanya dimulai. Di Indonesia sedikit sekali orang yang konsen akan AVT, ada Bu Rini Selang, Bu Sansan di Jakarta, Pak Gutomo dan Bu Sinta di Surabaya. Mereka orang tua yang mau membagi ilmu dan pengalaman yang dimiliki, karena sekarang anak mereka sudah berhasil dan terlihat tidak berbeda dengan anak normal. Secara kemampuan berpikir anak-anak itu tidak berbeda hanya perkembangan bahasa saja yg terlambat. Disinilah Pendengaran, bahasa, percakapan, kognisi dilatih dalam satu kesatuan sehingga semua jadi optimal.
Kerjasama antara anak, orang tua dan terapis sangat berperan penting dalam AVT. Kesungguhan dan semangat orang tua untuk kontinyu dalam pembelajaran di rumah jadi kunci utamanya. Anakpun merasa senang belajarnya karena AVT diajarkan seperti kita mengajak anak bermain dan menjalani rutinitas kegiatan sehari-hari. Dengan mendengar dan melihat orang tuanya berkomunikasi membuat anak juga mau berbicara dan tidak menggunakan isyarat dalam setiap percakapannya.
Sayangnya AVT ini mahal dan tidak semua orang mampu untuk itu. Syarat di ajarkannya AVT, anak harus menggunakan ABD atau Kokhlear Implan. Sedangkan itu harganya tidaklah murah, serta biaya setiap pertemuan pun sangat mahal untuk ukuran masyarakat secara umum. Seandainya ada dari pihak pemerintah yang menyelenggarakan AVT berbarengan dengan terapi wicara yang sudah ada di rumah sakit umum di tiap daerah. Tentu hampir semua anak tuna rungu punya kesempatan yang sama dalam hal memperoleh kesempatan untuk terapi AVT.
Januari 12, 2008 at 2:04 am
Ayo donk gerakkan jogja, toh situ bisa kasih terapi (AVT) khan.
Januari 12, 2008 at 2:05 am
Kita2 yang dibali ikut senang untuk dikenalin ama blog ini. ayo bangkit kounitas ini. moga2 tahun depan kita punya sekolah yang standart internasional ya.
Februari 22, 2008 at 8:15 am
aslm…
saya sangat tertarik dengan metode yang sebelumnya belum pernah saya dengar. AVT…?Boleh tahu dong lebih jelasnya AVT itu apa??sebagai calon guru PLB (SLB B) saya ingin lebih tahu banyak..
terimakasih
wasl..
Februari 25, 2008 at 3:46 am
AVT itu terapi untuk memaksimalkan sisa pendengaran, dengan latihan yang rutin bisa meningkatkan kemampuan dengar anak dengan memanfaatkan ABDnya. Proses latihan ini dilakukan setelah pemasangan ABD atau implan kokhlea. Sebenarnya kami tidak mendalami sekali rentang AVT tapi kalau mau belajar bersama seneng sekali kok.
Mei 27, 2008 at 12:10 pm
Hi Roza, apa kabar? saya Auditory-Verbal Therapist di A Kasoem Jakarta, Wah saya semangat sekali setelah membaca tulisan diatas, memang praktisi AVT masih sangat jarang di Indonesia, dan pengetahuan orang tua akan adanya ABD, Cochlear Implan dan AVT pun masih sangat minim, belum diketahui oleh semua orang tua yang memiliki anak dengan gangguan pendengaran di Indonesia…
Kita-kita iniah sebagai orang tua dan praktisi yang sudah memahami tentang hal ini yang wajib membagi ilmu kita…
Memang, terapi relatif mahal, namun banyak yayasan yang mengadakan Parents Support Group secara rutin yang membahas tentang kebutuhan anak dengan gangguan pendengaran dan semua orang tua bisa ikut serta tanpa adanya biaya yang sangat berguna untuk para orang tua..
Tetap semangat…!!
Salam,
Anne Ahzab
anneahzab@kasoem.co.id
Juni 7, 2008 at 7:57 am
June,07 2008.
Ummi roza…bagi2cerita dan ilmu AVT nya donk..kebetulan anak saya 1sekolah dg roza..tinggal dijogja dg mamanya..kita terpaksa tinggal terpisah karena belum ada sekolah yang ‘pas’ untuk lintang di cilegon.. untuk orangtua yang mungkin lebih berpengalaman manangani anak2dengan gangguan pendengaran,bolehlah berbagi pengalamannya..
salam,
Yono
supayono@capcx.com
Juli 21, 2008 at 2:38 am
Hai, Ummi Roza…
Dengan kehadiran tulisan ibu ini, semoga para orang tua Indonesia semakin terbantu dengan AVT.
Di Jakarta, AVT juga telah terbantu dengan kehadiran Kasoem, bu Anne Ahzab (Selasa-Sabtu).
Selain itu banyak loh para ibu yang siap berbagi tips Auditori Verbal ..
Ibu juga bisa kunjungi http://www.listen-up.org dan http://www.jtc.org.
Salam AVT,
Henri Lois, S. Psi
98 70 32 77
Praktisi AVT
Januari 29, 2009 at 4:48 am
anak tuna rungu masih ada sisa pendengarannya yang masih dapat digunakan. jadi melalui metode avt sisa pendengaran anak dapat distsimulasi untuk konsentrasi dengar dan membedakan bunyi2an. saya setuju sekali metode avt ini dikembangkan lagi agar dapat di terapkan pada orang tua di rumah karena sangat banyak sekali yang dapat dilakukkan orang tua dirumah dengan metode avt ini. thanks
anak saya lorna usia 6 tahun sekolah sd umum dan baik konsentrasi dengarnya dengan berbekal sedikit mengenai avt anak saya dapat
Mei 25, 2009 at 6:33 am
AVT MEMANG MASIH JARANG NAMUN JIKA SUDAH MENGERTI BGM MENGAJARKAN ANAK DENGAN AVT, PASTI AKAN ADA BANYAK LAGI CERITA BAGAIMANA MENERAPY ANAK DI RUMAH SENDIRI DENGAN AVT…
Mei 25, 2009 at 6:42 am
SELAIN AVT BANYAK THERAPY YANG JUGA BISA DIAJARKAN KEPADA ANAK. KARENA ANAK MEMILIKI KETEBATASAN MENDENGAR. MAKA DALAM SESI THERAPY SAYA JUGA SETUJU UNTUK MENERAPY ANAK DENGAN MULTISENSORY YAITU DENGAN MENSTIMULASI INDRA2 LAINNYA, NAMUN TETAP DENGAN AUDITORY YANG FULL ASSESMENT.
DAN DI MULTISENSORY THERAPY JUGA MEMBANTU PARA ORANG TUA AGAR PUNYA MOTIVASI UNTUK BERPERAN AKTIF. DAN DISINI MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA ORANG TUA UNTUK BANGGA MENGAJAR ANAKNYA SENDIRI DI RUMAH.DAN ITU PASTI BISSSSSAAA……….
SALAM MULTISENSORY THERAPY….
0813 8030 4472
021 712 69 450
September 9, 2009 at 3:54 am
saya salah satu ortu yg menerapkan avt tp sekian lama perkembangan anak tak nampak signivikan akhirnya say pakai segala cara untuk anak bisa mengerti bahasa kita meski tdk meninggalkan avt.sekarang umurnya sdh 7 th kemampuan bahasanya sangat minim kadang selaku ortu sering stres.sekarang sedang menjalani ot.
September 11, 2009 at 3:58 am
untuk bapak coolman, seringkali kita tidak bisa mengandalkan satu metode dalam pembelajaran. Komunikasi total yang menggunakan semua indra anak juga baik. Karena kita tidak pernah tau mana yang bisa pas dengan kenutuhan anak kita. Tapi tetap semangat ya pak, insya Allah akan ada selalu jalan untuk menjadi baik. salam untuk keluarga dan terus berjuang pak……..